Ketika ragaku terbakar oleh kesepian
Seolah jiwa ini bertekuk lutut di lembah curam
Tergiring dalam sosok kematian tanpa terang
Aku hanya plastik yang terbang tanpa arah
Lalu terlihatlah aku yang tak sendiri
Rapuh tergeletak hampa
Mereka tersenyum membilas sepi dan nanar
Membawaku ke dunia dimana detak ini bertepi
Sehingga bersembunyi aku di dalam kenangan
Mimpi
Dan angan
Gita pun tertawa di atas tanah dan ranah
Kemudian kami, bahagia
Sampai angin
memisahkan kami
Sampai kami kembali ke alam
Bukan untuk terbuang
Tapi untuk dikenang
13 Agustus 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar